Tampilkan postingan dengan label opini fotografer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label opini fotografer. Tampilkan semua postingan

25 Agustus 2014

About Desain [hobi dan keinginan usaha]

Sebelum bulan berganti, terlintas di benak ingin meng-update laman ini. Well, nothing special actually, Juli-Agustus belakangan ini cukup dipenuhi dengan rutinitas bulan ramadhan-mudik-dan kembali bekerja.

Back to the topic that i want to share is.... Sudah beberapa bulan ini, gw punya keinginan untuk membuat berbagai infografik yang berhubungan dengan tema pertanian #farming dan turunannya. Bukan hanya karena berkerja di lingkup pertanian, tapi lebih kepada panggilan hati #eeaaa

Desain nya masih sederhana, materi nya pun seperti itu. Ruang pamer hasil karya selama ini hanya melalui media sosial AgroMedia Pustaka. Mulai postingan bulan Agustus, kebetulan ane sebagai admin media sosial ini diusahakan untuk mengupload berbagai tip dan trik seputar pertanian dan kegemaran. Sejibun buku di kantor, masa iya ga ada yang mau di-share secara cuma-cuma? Because sharing is caring..

Semoga yang awalnya hanya untuk sharing ini berbuah manis ada yang mau minta dibuatkan desain infografik. Walau sebenarnya gw sendiri masih harus terus menerus menggodok mengenai konsep materi, visual, dan jalur ruang pamernya. Berikut beberapa postingan di facebook Agromedia, karya Ane sendiri,hehe...



21 Mei 2013

1 Terrabyte gratisan dari Flickr

Yahoo membuat sebuah gebrakan lagi. Setelah mengakuisisi situs blogging Tumblr, Yahoo melalui layanan sharing foto dan video miliknya, yaitu flickr telah “dipermak” dan diperbaharui. Menggunakan layout anyar, interface android dan ios yang lebih atraktif, dan kapasitasnya ditingkatkan menjadi 1 terrabyte. Satu terabyte setara dengan 1,024 gigabyte. Kapasitas ini cukup untuk menyimpan lebih dari 500.000 foto.

Selain itu, Yahoo telah mendesain ulang situs flickr untuk mengedepankan foto dibandingkan dengan layout teks atau ruang kosong, seperti yang terjadi sebelumnya. Meredesign sebuah tampilan web memang sangat perlu untuk meningkatkan layanan dan traffic kembali, seperti yang kita tahu, layanan seperti instagram dan pinterest yang notabene adalah pemain baru terus melejit. Flickr yang telah lebih dulu hadir menyadari hal itu. Karena itu, Yahoo sepertinya kepincut untuk memperbaharui Flickr. 


Mampir ke flickr saya yuks : www.flickr.com/photos/nofiandi

28 Maret 2010

Cepat tidur!!

hoaaammmmmm..... di tengah malem ini dengerin lagunya yang slow mellow aja supaya bisa cepet tidur.. :p

Ya, kenapa saya harus cepat tidur? besok ternyata jadwalnya padat berat...
1. TF siang hari di daerah kalibata untuk catering R****L
2. Ngambil foto dan album ke fatmawati buat klien
3. Menuju Gramedia Matraman untuk berpartisipasi di sebuah talkshow
4. TF lagi masih di daerah kalibata malam harinya dengan penampilan dari catering Z****A

Kenapa saya harus mengangkat tulisan ini? Ini dia yang lucunya :

TF nya sebenernya di tempat yg sama hanya berbeda vendor dan waktunya saja, jadi kebayang ga sih sama tukang parkir atau manajemen gedung kalo nanti saya dikira dateng ke acara kawinan cuman buat makan? makan siang plus makan malam pula lagi, hahahahaha.......

Kalo acara yag dua dan tiga sepertinya ga perlu diomongin lah, itu udah tugas wajib yang harus dilakukan sebagai seorang fotografer dan karyawan. Ya, dua dunia pekerjaan yang masih saya lakukan sampai saat ini... Capek ga sih? pasti!! are u enjoy it?? Yess!!

i'm editor for agromedia pustaka and also fotografer for lophotography

13 April 2009

Situs wedding di Indonesia

Berikut informasi mengenai beberapa situs mengenai persiapan pernikahan, kebutuhan untuk pesta pernikahan, dan after married dengan anggota dari Indonesia..

www.weddingku.com
Weddingku.com yang telah berdiri sejak Mei 2002 merupakan komunitas wedding terbesar di Indonesia. Situs Weddingku.com menyediakan panduan dan inspirasi bagi calon pengantin beserta para tamu mereka. Beberapa fitur andalan Weddingku.com di antaranya City by City, koleksi Honeymoon dengan puluhan resor di Bali dan wilayah lainnya serta forum Discussion paling ‘hot’ di Indonesia.

www.weddingklik.com
Situs portal pernikahan (wedding) Indonesia, It's all about wedding, wedding, and wedding - Our wedding stories - Wedding films

www.lemarriage.com
Direktori Situs Pernikahan Indonesia dan Info Perkawinan

www.indonesiabrides.com
IndonesiaBrides.com adalah website yang dikembangkan untuk memberikan informasi tentang pernikahan dan juga semua topik yang berhubungan dengan pernikahan secara gratis.

www.weddingindonesia.com
www.weddingvaganza.com

Selain itu, masih cukup banyak vendor yang memberikan nuansa website atau isi situs yang menyiapkan segala kebutuhan mengenai pernikahan...

Salam
Nofiandi

25 November 2008

Panduan ideal, kualitas terbaik dengan budget yang sesuai

Dokumentasi merupakan hal yang cukup penting keberadaannya dalam prosesi pernikahan, selain yang utama yaitu catering dan dekorasi.

Saat ini sangat banyak vendor fotografi hingga fotografer freelance yang berlomba-lomba untuk menawarkan jasa dokumentasi liputan pernikahan yang terbaik. Namun sebagai klien, perlu juga mempertimbangkan seberapa besar kita mampu menghemat pengeluaran dengan kualitas yang terbaik itu.

Berikut adalah beberapa panduan yang mungkin berguna untuk memilih dan memilah fotografer/vendor fotografi.

1. Coba diskusi atau membicarakan tentang persiapan pernikahan kalian dengan yang telah merasakannya,mungkin rekan kalian memiliki rekomendasi atau pengalaman dengan vendor atau fotografer yang memang telah terpercaya dan lolos seleksi oleh rekan kalian. Terlebih jika vendor atau fotografer tsb ternyata memiliki penawaran sesuai budget.

2. Mungkin saja salah satu teman kalian seorang fotografer, jika itu ada, coba hubungi beliau, saya yakin bahwa yang katanya teman pasti memberikan yang terbaik untuk teman juga. Namun kita tetap harus melihat sample photo hasil beliau atau portfolionya. selanjutnya terserah anda.

3.Saat ini, untuk urusan dokumentasi sebenarnya banyak wedding organizer (WO) atau rekanan gedung telah memberikan pilihan bagi anda, lengkap dengan sample foto sebagai bahan acuan. Namun yang harus diingat bahwa, kita harus wajib mengetahui siapa dan nama vendor yang dijadikan pilihan partner oleh wedding organizer. Ini terkait untuk menghindari off pose dan perbedaan konsep atau style photographer khususnya untuk prewedding. Beberapa pilihan vendor atau photographer partner dari event organizer coba dipilih kembali untuk mendapatkan budget yang sesuai dengan hasil yang terbaik.

4. Jangan terburu-buru untuk menentukan pilihan, oleh karena itu survei harga dan minta free demo sample dari beberapa vendor minimal 3 bulan sebelum hari pernikahan, analisa dan minta informasi selengkapnya kepada vendor atau fotografer, mungkin bisa ditanyakan mengenai promo yang ada atau bocoran promo yang akan dipublish di bulan tertentu.

5. Kualitas yang terbaik tidak selalu diikuti dengan diskon atau bonus, coba lihat gallery portfolio vendor atau photographer yang bersangkutan. Diskon atau bonus pasti akan diberikan selama kita loyal dan ada komunikasi yang baik antara kita dengan vendor atau photographer, karena saya yakin vendor atau photographer tak segan-segan memberikan diskon/bonus selama kondisinya memungkinkan.

6. Jika kalian tertarik dengan suatu vendor yang memberikan penawaran terbaik dan portfolio terlihat bagus, tetapi ada yang menganjal yaitu masih merasa asing terhadap nama vendor atau photographer. Coba mencari referensi dari forum pernikahan yang banyak bertebaran di dunia maya, googling, atau menanyakan referensi langsung dari photographer lain.

7. Jika kalian tertarik dengan salah satu nama besar vendor dan memang secara kualitas baik, coba cari informasi kontak photographer yang ada secara personal, apakah beliau memiliki penawaran yang menarik tanpa ada embel-embel vendor tersebut. Bukannya ingin mengajarkan main belakang, tapi jika memang tidak ada atau tidak bisa karena kontrak photographer dengan vendor bersangkutan, jangan dipaksakan. cukup lakukan seperti point 5.

Mudah-mudahan tulisan ini berguna, pilihan dikembalikan lagi kepada kalian, karena selain menyangkut kualitas dan budget, pilihan tersebut berkaitan juga
dengan pengalaman, selera, insting, kemauan kalian dan faktor X tentunya.

Salam hangat
Nofiandi Riawan, STP a.k.a opi

penulis adalah fotografer dari LOphotography dan redaksi dari AgroMedia Pustaka

17 November 2008

waspadai trik fotografer atau vendor tentang ukuran file

Hal ini berdasarkan pengalaman pribadi penulis di salah satu foto studio digital yang cukup ternama di kota Bandung. Saat itu saya ingin foto studio keluarga untuk wisuda, namun setelah menanyakan tentang paket yang ditawarkan, ada satu penjelasan yang membuat saya mengurungkan niat untuk foto ditempat itu.

Yaitu karena file yang nantinya akan diberikan adalah file yang telah diresize dan diperkecil ukurannya oleh mereka dengan cetakan maksimal 20x25 cm (8R). itu artinya
file yang diberikan tidak akan bisa kita cetak kembali lebih besar dari ukuran tersebut, sedangkan saya bermaksud mencetak dengan ukuran 40x50 cm.

Usut punya usut, ternyata ini dimaksudkan supaya untuk order foto perbesaran itu juga dicetak ditempatnya. syukur kalau foto studio tersebut menyimpan file kami yang high resolutionnya, ini nyatanya tidak, jadi pada hari H kita tidak mengorder foto perbesaran, maka hilang sudah file kita dan kesempatan kita untuk mencetak perbesarannya di kemudian hari sekalipun dicetak di tempat tersebut. dan artinya kenang-kenangan kita pada saat wisuda hanya menyisakan file dan foto dengan ukuran 8R. Sangat disayangkan bagi kita sebagai konsumen.

saya mencoba mengingatkan kepada konsumen bahwa penjelasan tentang file yang diberikan harus ditanyakan detail kepada vendor atau fotografer. Adalah hal yang sangat baik dan loyal kepada konsumen jika file yang diberikan adalah file yang high resoluition sesuai dengan kamera
yang digunakan, artinya jika fotografer atau vendor menggunakan kamera DSLR 6 mega pixel, maka file yang diberikan ukuran filenya seharusnya kurang lebih 5000-6000 pixel atau sekitar 3-6 megabyte.

Toh hal tersebut tidak memusingkan fotografer karena file mentah yang diberikan tidak perlu masuk kedalam software pengolah foto dan tidak menyita waktu dengan harus meresize foto-foto tersebut yang minimal shoot mungkin sekitar 20 photo, terlebih jika fotografer
menyatakan unlimited shoot pada saat photo session, kebayangkan jika harus meresize semuanya?!

Ada trik baik untuk anda sebagai konsumen kepada fotografer yang menggunakan trik memberikan file mentahnya yang telah diresize, yaitu dengan meminta file mentahnya tanpa edit secepatnya terlebih dahulu untuk melihat hasil photo keseluruhan dan dengan memberikan penjelasan kepada fotografer bahwa kalian ingin memilih sendiri pilihan photo-photo yang akan dicetak pada nantinya.

saya jadi teringat di tahun 1990an yang banyak foto studio masih menggunakan kamera film, kenang-kenangan kita yang dulu suatu saat ingin dicetak perbesaran
masih dapat dilakukan setelah beberapa bulan atau tahun berlalu, namun itu juga tergantung dengan kondisi klisenya dan cara penyimpanan kita terhadap
klise tersebut supaya awet, mungkin dilain kesempatan saya akan coba menuliskan trik penyimpanan klise, karena saya yakin kenangan kalian dulu yang
terekam oleh klise dan kamera film tidak akan mau begitu saja hilang.

kemudian untuk konsumen, usahakan untuk selalu melakukan back up atau sekedar menata kembali cd/dvd file photo, alangkah lebih baik pada cover cd atau
cd case tersebut dituliskan keterangan mengenai judul isi cd, waktu, tempat dan disimpan rapi kedalam box atau wadah khusus.

mudah-mudahan pengalaman saya tersebut menjadikan informasi lebih tentang salah satu panduan dalam memilih vendor atau fotografer yang tepat bagi anda.

terima kasih
salam hangat

opi LOphotography

Kebijakan fotografer atau vendor tentang ukuran file, suka atau tidak suka?



Hal ini berdasarkan pengalaman pribadi penulis sekitaran tahun 2007 di salah satu foto studio digital yang cukup ternama di kota Bandung. Saat itu saya ingin foto studio keluarga untuk wisuda, setelah menanyakan tentang paket yang ditawarkan, ada satu penjelasan yang membuat saya mengurungkan niat untuk foto ditempat itu.

Yaitu karena file yang nantinya akan diberikan adalah file yang telah diresize dan diperkecil ukurannya oleh mereka dengan cetakan maksimal 20x25 cm (8R). itu artinya
file yang diberikan tidak akan bisa kita cetak kembali lebih besar dari ukuran tersebut, sedangkan saya bermaksud mencetak dengan ukuran 40x50 cm.

Usut punya usut, ternyata ini dimaksudkan supaya untuk order foto perbesaran itu juga dicetak ditempatnya. syukur kalau foto studio tersebut menyimpan file kami yang high resolutionnya, ini nyatanya tidak, jadi pada hari H kita tidak mengorder foto perbesaran, maka hilang sudah file kita dan kesempatan kita untuk mencetak perbesarannya di kemudian hari sekalipun dicetak di tempat tersebut. dan artinya kenang-kenangan kita pada saat wisuda hanya menyisakan file dan foto dengan ukuran 8R. Sangat disayangkan bagi konsumen.

Saya mencoba mengingatkan kepada konsumen bahwa penjelasan tentang file yang diberikan harus ditanyakan detail kepada vendor atau fotografer. Adalah hal yang sangat baik dan loyal kepada konsumen jika file yang diberikan adalah file yang high resolution sesuai dengan kamera
yang digunakan, artinya jika fotografer atau vendor menggunakan kamera DSLR 6 mega pixel, maka file yang diberikan ukuran filenya seharusnya kurang lebih 5000-6000 pixel atau sekitar 3-6 megabyte.

Toh hal tersebut tidak memusingkan fotografer karena file mentah yang diberikan tidak perlu masuk kedalam software pengolah foto dan tidak menyita waktu dengan harus meresize foto-foto tersebut yang minimal shoot mungkin sekitar 10 photo, terlebih jika fotografer
menyatakan unlimited shoot pada saat photo session, kebayangkan jika harus meresize semuanya?!

Ada trik baik untuk anda sebagai konsumen kepada fotografer dengan meminta file mentahnya tanpa edit secepatnya terlebih dahulu untuk melihat hasil photo keseluruhan dan dengan memberikan penjelasan kepada fotografer bahwa kalian ingin memilih sendiri pilihan photo-photo yang akan dicetak pada nantinya.

Saya jadi teringat di tahun 1990an yang banyak foto studio masih menggunakan kamera film, kenang-kenangan kita yang dulu suatu saat ingin dicetak perbesaran masih dapat dilakukan setelah beberapa bulan atau tahun berlalu, walaupun itu juga tergantung dengan kondisi klisenya dan cara penyimpanan kita terhadap klise tersebut supaya awet, mungkin di lain kesempatan saya akan coba menuliskan trik penyimpanan klise, karena saya yakin kenangan kalian dulu yang terekam oleh klise dan kamera film tidak akan mau begitu saja hilang.

Kemudian untuk konsumen, usahakan untuk selalu melakukan back up atau sekedar menata kembali cd/dvd file photo, alangkah lebih baik pada cover cd atau cd case tersebut dituliskan keterangan mengenai judul isi cd, waktu, tempat dan disimpan rapi kedalam box atau wadah khusus.

mudah-mudahan pengalaman saya tersebut menjadikan informasi lebih tentang salah satu pembelajaran atau panduan dalam memilih vendor atau fotografer yang tepat bagi anda.

terima kasih
salam hangat

opi LOphotography
http://photobylo.com