Hal ini berdasarkan pengalaman pribadi penulis di salah satu foto studio digital yang cukup ternama di kota Bandung. Saat itu saya ingin foto studio keluarga untuk wisuda, namun setelah menanyakan tentang paket yang ditawarkan, ada satu penjelasan yang membuat saya mengurungkan niat untuk foto ditempat itu.
Yaitu karena file yang nantinya akan diberikan adalah file yang telah diresize dan diperkecil ukurannya oleh mereka dengan cetakan maksimal 20x25 cm (8R). itu artinya
file yang diberikan tidak akan bisa kita cetak kembali lebih besar dari ukuran tersebut, sedangkan saya bermaksud mencetak dengan ukuran 40x50 cm.
Usut punya usut, ternyata ini dimaksudkan supaya untuk order foto perbesaran itu juga dicetak ditempatnya. syukur kalau foto studio tersebut menyimpan file kami yang high resolutionnya, ini nyatanya tidak, jadi pada hari H kita tidak mengorder foto perbesaran, maka hilang sudah file kita dan kesempatan kita untuk mencetak perbesarannya di kemudian hari sekalipun dicetak di tempat tersebut. dan artinya kenang-kenangan kita pada saat wisuda hanya menyisakan file dan foto dengan ukuran 8R. Sangat disayangkan bagi kita sebagai konsumen.
saya mencoba mengingatkan kepada konsumen bahwa penjelasan tentang file yang diberikan harus ditanyakan detail kepada vendor atau fotografer. Adalah hal yang sangat baik dan loyal kepada konsumen jika file yang diberikan adalah file yang high resoluition sesuai dengan kamera
yang digunakan, artinya jika fotografer atau vendor menggunakan kamera DSLR 6 mega pixel, maka file yang diberikan ukuran filenya seharusnya kurang lebih 5000-6000 pixel atau sekitar 3-6 megabyte.
Toh hal tersebut tidak memusingkan fotografer karena file mentah yang diberikan tidak perlu masuk kedalam software pengolah foto dan tidak menyita waktu dengan harus meresize foto-foto tersebut yang minimal shoot mungkin sekitar 20 photo, terlebih jika fotografer
menyatakan unlimited shoot pada saat photo session, kebayangkan jika harus meresize semuanya?!
Ada trik baik untuk anda sebagai konsumen kepada fotografer yang menggunakan trik memberikan file mentahnya yang telah diresize, yaitu dengan meminta file mentahnya tanpa edit secepatnya terlebih dahulu untuk melihat hasil photo keseluruhan dan dengan memberikan penjelasan kepada fotografer bahwa kalian ingin memilih sendiri pilihan photo-photo yang akan dicetak pada nantinya.
saya jadi teringat di tahun 1990an yang banyak foto studio masih menggunakan kamera film, kenang-kenangan kita yang dulu suatu saat ingin dicetak perbesaran
masih dapat dilakukan setelah beberapa bulan atau tahun berlalu, namun itu juga tergantung dengan kondisi klisenya dan cara penyimpanan kita terhadap
klise tersebut supaya awet, mungkin dilain kesempatan saya akan coba menuliskan trik penyimpanan klise, karena saya yakin kenangan kalian dulu yang
terekam oleh klise dan kamera film tidak akan mau begitu saja hilang.
kemudian untuk konsumen, usahakan untuk selalu melakukan back up atau sekedar menata kembali cd/dvd file photo, alangkah lebih baik pada cover cd atau
cd case tersebut dituliskan keterangan mengenai judul isi cd, waktu, tempat dan disimpan rapi kedalam box atau wadah khusus.
mudah-mudahan pengalaman saya tersebut menjadikan informasi lebih tentang salah satu panduan dalam memilih vendor atau fotografer yang tepat bagi anda.
terima kasih
salam hangat
opi LOphotography