Tampilkan postingan dengan label review musik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label review musik. Tampilkan semua postingan

20 Mei 2019

TOTORRO is simple and strong #BandReview

Sudah lama sekali pisan tidak update blogspot ini. Baiklah, memang waktu yang senggang dan asyik untuk dengar-dengar band baru yang saat bulan puasa seperti ini,hehe.. Ya hari ini bertepatan dengan hari ke-18 bulan ramadan 1440 H atau tanggal 20 Mei 2019. Postingan kali ini, masih berkaitan dengan #ReviewBand, inilah @totorromusic
 

Ketika band instrumental atau math-rock umumnya terdengar njelimet, mencoba ketukan-ketukan ganjil yang berganti-ganti sepanjang lagu serta licks gitar dengan berbagai macam teknik. Totorro sepertinya ingin menyederhanakan math-rock yang dipadukan dengan musik indie-rock.

Saat ini, membernya ada 4 orang, Jonathan Siche (guitar), Christophe Le Flohic (guitar, vocals), Xavier Rosé (bass), Bertrand James (drums). Band ini berasal dari Rennes, Prancis. Telah menelurkan 3 album, All Glory to John Baltor (2011), Home Alone (2014), Come to Mexico (2016). Mampir ke Instagram nya bisa ke: https://www.instagram.com/totorromusic

Tone bass yang sesuai dengan porsinya, permainan dua orang gitaris yang playful, serta hentakan drum yang solid membuat band ini memiliki karakter kuat, namun tetap sederhana. "Instrumental in totorro is simple and strong."



14 Juli 2015

El Ten Eleven. antara Drum, Looping, Sampling, Doubleneck, dan Fretless

El Ten Eleven. Ini sebuah nama band dari US yang  membernya hanya 2. Tapi skill musikalitasnya, khususnya looping sangat kece untuk disimak. Melihat live performance di youtube lebih direkomendasikan dibandingkan hanya dengan mendengar lagu di albumnya. Trust me! Oia, berbicara mengenai album, Agustus 2015 nanti akan release album El Ten Eleven yang ke-6 lho. Beberapa single yang gw sangat suka dari album terdahulunya di antaranya Every Direction in North, Falling, My Only Swerving, dan Point Breeze. Lagu-lagu mereka sebenarnya sangat cocok dijadikan backsong untuk video atau feature. Dan memang karena inilah, gw menemukan mereka secara tidak sengaja di jagad per-youtube-an.

Jangan harap alunan vokal di setiap lagunya, karena band ini termasuk band instrumental. Lalu, mengapa menjadi menarik bagi gw? Basically, gw takjub baru pertama kali lihat permainan double neck gitar+bass plus penggunaan bass fretless dari salah satu membernya, lalu teknik sampling nadda dan looping yang digunakannya. Bagi yang kurang paham tekik loop dalam musik, analogi mudahnya ini merupakan teknik merekam satu rangkaian nada saat live, lalu diulangi lagi dan lagi (looping). Semua ini diatur hanya menggunakan kaki dan perangkat pedal atau efek. 

Ini salah satu live perform El Ten Eleven yang dapat kalian lihat di youtube:





Trivia, tahukah Kamu? Ed Sheeran menggunakan teknik looping di You Need Me, I Don’t Need You saat live performnya lho.


Oia, selamat mudik juga bagi rekan-rekan semua dan selamat hari raya idul fitri 1436 H. 
Mohon maaf lahir dan batin dari Saya dan keluarga. Terima kasih 



4 Juli 2014

Introducing: CHVRCHES

Berbicara mengenai band ini, mengingatkan ane pada bulan Ramadhan tahun 2006. Kala itu, ane lagi senang ngulik software fruityloops. Fruityloops adalah semacam software audio untuk membuat, mengedit, maupun ngemixing sebuah file audio, lengkap dengan instrumen bass, gitar, drum, dan synth. Sayangnya, karena lupa dibackup, yang tersisa hanya 1 lagu yg pernah ane buat, heres the link song - made in 2006lho https://soundcloud.com/nofiandi-opi-riawan/that-girl

Back to the topics, band yang ingin ane kupas kali ini adalah band electro asal skotlandia. Awal mula denger dari OST. konsol game FIFA 14. Jika dibandingkan dengan band lokal, formasi personelnya mirip dengan HOMOGENIC dengan 2 orang synth + 1 voc dengan tipe ekplorasi sound seperti BOTTLESMOKER lebih nge-beat.

They are CHVRCHES (pronoun: crunces - you know lah apa artinya, doesnt matter :D). Hampir seluruh track dalam debut albumnya, The Bones of What You Believe cukup nyaman, eksplorasi soundnya sangat tinggi, tetapi tetap easy listening menurut ane. Here's some track that i choose to share, really great songs: https://drive.google.com/file/d/0B_E4wylzKyE0Q1NwQlI3NkFVeFU/edit?usp=sharing Enjoy your ears!


20 Juni 2014

About Video A Sky Full of Stars by Coldplay

Bagaimana jadinya jika sebuah Band terkenal dunia membuat V-klip di pedestrian jalan? Hal ini dilakukan oleh Coldplay pada single kedua dari album Ghost Stories, A Sky Full of Stars. Konsep shooting v-klip ini terasa "unik". Kenapa? Pertama, properties yang digunakan seluruh personelnya terlihat lucu, layaknya pengamen jalanan lengkap dengan bass drum di punggung, "kecrekan", pianika bocah, dan payung monyet. Kedua, efek berjamurnya smartphone dan era media sosial, publikasi dan promosi menjadi sangat cepat saat orang mengupload dan memposting tentang proses shooting band v-klip terbaru Coldplay. 

Dan terakhir, dari sisi proses produksi. Shooting ini sebenarnya dilakukan pada 17 Juni. Artinya, proses editing hanya dilakukan selama 2-3 hari sebelum akhirnya pada hari ini dipublish. Tentunya konsep pengambilan gambar menarik juga untuk dibahas. Konsep v-klip ini one take shoot, v-klip ini diambil satu kali take tanpa ada cut, jadi sepanjang lagu kira-kira 4.28 menit, kamera jalan terus. Looks natural, terlihat chris martin salah tingkah, lalu ada scene seluruh personel selain chris martin berlari berpindah tempat, terlihat juga kameramen berlari-lari di background. Video A Sky Full of Stars ini bisa dilihat di www.youtube.com/watch?v=VPRjCeoBqrI -op-



19 Maret 2014

3 New Single of Coldplay 2014

Setelah 3 tahun, pada tahun ini Coldplay akan merilis album terbarunya, Ghost Stories pada bulan Mei. Tiga track dari album ini sebenarnya sudah bisa didengarkan ke gendang telinga Anda. First, lagu Atlas yang jadi closing song The Hunger Games, Catching Fire. Gw udah nonton sih filmnya, ending film ini masih menggantung, apakah District 13 sebenarnya ada?kenapa Jennifer cantik banget di film ini? Duh, jadi penasaran sama sequel The Hunger Games yang ketiga, MockingJay #LhoMaafSalahFokus

Setelah Atlas, single kedua dengan tajuk Magic, lagunya relatif bertempo slow, soundnya serasa mengajak kembali ke album pertamanya beberapa tahun silam. Single lainnya dirilis dalam bentuk video klip, Midnight. Track ini menurut pendengaran gw lebih Gloomy dan Dark. Kalo band lokal, soundnya mirip The Milo nu ti Bandung. Selain itu, melodi dalam track ini mengingatkan gw pada Telefon Tel Aviv karena sound elektronya kental banget. Single Coldplay - Magic bisa diunduh dimari gan: https://drive.google.com/file/d/0B_E4wylzKyE0OHhPNEJWXzQza2M/edit?usp=sharing.



13 Maret 2014

In Music Review,..Skrillex

Sudah berganti tahun, baru kali ini mengisi blog ini kembali.. #maapkalotidakkonsisten :D

This is for music review. Soalnya, album ini memang belum pernah direview, secara song track di album ini udah lama ada di playlist itunes gw. Album ini telah memenangi Grammy 55th tahun lalu sebagai Best Dance Recording, Best Dance/Electronica Album, and Best Remixed Recording. Sedikit flashback, kategori tersebut pada Grammy tahun ini dimenangi oleh Daft Punk - Random Access Memories. Tuk album ini, gw akui memang semua tracknya nyaman banget di kuping gw

Balik ke subjek yang ingin direview, usianya masih sangat muda, album ini adalah album ke-7nya dan hanya berisi 6 track. Lebih "knocking" dibandingkan Daft Punk, lebih nge-dance juga. Kalo dicompare dengan band lokal, serasa mirip MOBILDEREK dari Bandung. Recomended track menurut kuping ane selain Bangarang adalah Summit (feat. Ellie Goulding) dan Breakin 'A Sweat. Yeah, here's Skrillex.Unduh track bangarang (for best dance recording - Grammy 55th) dimari yak blogger: https://drive.google.com/file/d/0B_E4wylzKyE0OVNpekJJWWc3eE0/edit?usp=sharing


30 April 2013

[new] Paramore 2013

Hey haylay.. saatnya meripiw album baru Paramore. Rilis April 2013 dengan hanya menyisakan tiga orang. Nuansa musik di album ini pasti sedikit berbeda. In my opinion, lebih simple dan lebih slow, meskipun pada beberapa lagu tetap bernuansa alternatif bertempo cepat. Kedua video klip yang diambil dari album ini, “now” dan “still into you” pasti sudah sering denger bagi paramour fans. Lagu lain yang ga kalah “crunchy” dan saya rekomendasikan di antaranya “last hope”, “hate to see your heart break”, dan “ain’t it fun”. Ketiga lagu ini memang agak slow menurut saya. But for me, this is new paramore.

Ada yang mau gw angkat juga dari album ini. Which is additional drummer-nya. Ilan Rubin, seorang penggebuk dari dari Angels and Airwaves. Doi salah satu my fave drummer,hehe.. Maybe, hal inilah yang membuat album paramore kali ini terkesan berbeda dengan album sebelumnya. Olraitz, enjoy your ears..



14 September 2012

Apa Hubungan Sigur Ros Band dengan Shia LaBeouf?

Sigur Rós. Band asal Islandia ini rajin gw dengerin beberapa hari ini, padahal nyatanya album pertama mereka sudah ada sejak tahun 1997. Awal tau band ini, Karena suka dengan side-project Jonsi (vokalisnya Sigur Ros) di lagu Sinking Friendships yang masuk ke kumpulan OST. Chuck session 4. Akhirnya, gw tertarik untuk “nyomot” album terakhir Sigur Ros, Valtari (2012) walhasil gw Gamang!hehe.. Solanya, seluruh musiknya cocok banget buat orang yang lagi galau berat (tidak cocok didengarkan ketika tengah malam,red). Beberapa forum menyebutkan, genre lagu Sigur Ros ntu Hopelandic atau Vonlenska. Jadi, intinya Jonsi nyanyinya ngasal atau sengau-sengau doang..

Iseng-iseng “search” v-klipnya Sigur Ros supaya gw ada tujuan yang jelas tuk dengerin beberapa lagu yang menjadi “jagoan” di album tersebut. Ketemulah dengan v-klip gokil ini, judul lagunya Fjogur Piano. Kenapa gw bilang gokil? Pertama, tema nya berat, konsepnya “beyond imagine”, Dan ini yang paling gokil, banyak setting yang mengharuskan modelnya tidak berpakaian dan agak disturbing, Lebih edan lagi, modelnya Shia LaBeouf, si Sam Witwicky di film Transformers.

Official Video Clip Fjögur píanó

6 Juli 2012

Review Album ke-2 The Fray (Scars & Stories)



Selain The Temper Trap, pada bulan ini, gw juga “menjejalkan kuping gw” dengan album kedua The Fray "scars & stories". Pelantun lagu ”how to save a life” ini pasti sudah tidak asing lagi bagi penggemar serial tv "grey anatomy". Beberapa bulan yang lalu, single “heartbeat” dari album ini sudah bisa didownload dan dilihat video klipnya. Lagu tempo cepat ini memang diluar pattern sebelumnya. Sebelum beredar album ini, single kedua, "the fighter" dilepas ke pasaran. Begitu didengar, langsung gw penasaran sama isi seluruh albumnya.

Dan ini review dari saya tuk album ini, rasa dan “roh” band ini memang ada di vokalisnya. Semua lagu hampir mirip penyajiannya, bahkan seperti ada benang merahnya. Lagu yang nyatanya cocok di kuping gw di antaranya “48 to go”, “munich”, run for your life”, “the fighter”. Review lagi, tentang lagu yang hampir mirip “how to save a life” di album ini yaitu “be still”.

Di luar review gw tentang The Fray, entah kenapa gw suka banget pemilihan lagu dari music directornya serial tv “vampire diaries” dan “chuck”. Dari situ, gw suka sama hampir seluruh lagu di serial tv tersebut yang belum gw kenal, istilahnya indie song. Ada Alabama Shakes, Milo Greene, The Naked And Famous, etc etc.. Anyway, enjoy your ears.. ^_^

 

Review Album Ke-2 The Temper Trap

Setelah seminggu ini ada di playlist itunes gw, ini sedikit review dari kuping gw tentang album baru The Temper Trap. Band asal Australia dengan sang vokalis, Dougy Mandagi yang asli Manado, Indonesia ini tetap khas dengan lengking, suara rendah, dan teriaknya. Mantapnya, seluruh lirik di album ini ditulis oleh dia.

Oke, gw mulai reviewnya sama dua single, “need your love” dan “trembling hands”. Dua lagu ini sudah dibuatkan video klip, dan dua2nya tidak menampilkan full band. Hanya Dougy yang terlihat di salah satu video klip itu. Selain dua lagu di atas, recommended song versi gw yaitu "this isn’t happiness”, "miracle", “where do we go from here”, "the sea is calling".

Bahkan “Lagu “leaving the breakhotel” sepertinya mirip lagu "sweet disposition" dari album sebelumnya yang sempat booming beberapa tahun lalu. Olraitz, enjoy your ears..